apa kabar dunia?
lama tak menyapamu
masihkah langit berwarna biru,
rumput yang berwarna hijau,
kuning milik jeruk limau,
..ah bertapa aku merindu
sesekali aku bersua dengan matahari,
walau hanya sesaat, sebentar saja menyapa
tak sempat bertanya kabar, hanya senyum yang tersungging
tak lebar memang,
tapi mungkin ia tau bahwa aku merindukannya
iya, aku rindu…
lama tak bertegur dengan hujan,
lama tak mendengar renyah suaranya
menunggu petir menggelegar lantang
mengintip apakah pelangi akan datang kali ini
kursi itu telah lama tak kududuki
bantal bulu angsa telah kembali ke bentuk semula
lama tak kupeluk
wangi yang biasa kutinggal disitu kini telah bercampur debu
apa kabar hidup?
rinduku telah sampai diujung tanduk
bagaimana caranya untuk menyentuhmu kembali?
karena hatiku separuhnya masih ada disitu
di dunia yang hanya ada aku
dan semua hal yang aku inginkan
apakabar hidup?
rinduku terus mengalir bersatu dengan nafasku
katakan padaku jalan untuk kembali denganmu
karena hanya dengan menyentuhmu,merasakanmu
aku merasa bahwa aku adalah aku
mendekatlah padaku,
akan kubisikan padamu
aku merindu,bawa aku bersamamu
(inda,ketika merindu)
