Kamu Juga kan?

Saya sering menggaruk-garuk hidung saya sampai merah, kamu juga kan?
Saya sering bangun terlambat, dan berharap hari itu adalah hari libur, kamu juga kan?
Saya sering menggigit kuku ketika merasa cemas, kamu juga kan?
Saya sering mencibirkan bibir saya ketika seseorang berbuat seenaknya terhadap saya, kamu juga kan?
Saya sering berpikir kalau Luna Maya terlalu sering terlihat dimana-mana,mulai tv sampai bungkus gorengan, kamu juga kan?
Saya sering-terlalu sering- mengeluhkan berat badan, kamu juga kan?
Saya sering berpikir kalau bisa sehari menjadi laki-laki, saya akan mencoba bagaimana rasanya menyatakan cinta pada seorang perempuan, kamu juga kan?
Saya sering tertawa bila melihat orang boncengan bertiga, dan tiga-tiganya memakai helm, kamu juga kan?
Saya sering merasa bahwa es krim dan cokelat adalah guilty pleasure, kamu juga kan?
Saya sering tidak sabar ingin segera mengetahui akhir dari sebuah buku cerita atau film, kamu juga kan?
Saya sering berpikir jika pasangan saya adalah laki-laki yang menyenangkan, kamu juga kan?
Saya sering sakit perut jika masuk angin, kamu juga kan?
Saya sering menertawakan ayah saya jika beliau ingin memakan makanan yang saya makan ketika di restoran, kamu juga kan?
Saya sering berkata yang buruk ketika saya mulai kesal, kamu juga kan?
Saya sering berpikir kalau Reza Artamevia adalah penyanyi perempuan Indonesia yang paling cool, kamu juga kan?
Saya sudah cukup bosan melihat berita di TV yang isinya hanya kerusuhan, korupsi dan perceraian, kamu juga kan?
Saya mau tau rasanya jadi penyanyi yang berada diatas panggung indonesian idol, kamu juga kan?
Saya sering berpikir kalau Bandung adalah kota yang paling JUARA, kamu juga kan?
Saya sering berpikir kalau masakan ibu adalah masakan yang paling enak, kamu juga kan?
Saya sering merasa bahwa tanpa keluarga, saya bukan apa-apa, kamu juga kan?
Saya selalu berpikir bahwa dalam setiap doa ibu dan ayah saya, nama saya selalu mereka sebut, kamu juga kan?
Saya berangan-angan bahwa suatu hari nanti ada seseorang yang menginginkan saya begitu dalam, kamu juga kan?
Saya sering tidak sabar menanti akhir dari perjalanan hidup saya seperti apa, kamu juga kan?
Saya percaya bahwa Tuhan adalah Maha segala Maha, kamu juga kan?
Saya mencintai Diri saya sendiri – ada adanya-, kamu juga kan?

Saya berpikir saya sudah terlalu banyak bicara, kamu juga kan?

Advertisements

About Inda Adimadja

Inda, frekuensi tertawa dan menggertunya sama banyak Inda, perempuan yang tergila-gila oleh langit,angin,matahai dan isinya Inda, menikmati hidupnya dengan jalan-jalan bersama keluarga Inda, memilih diam di rumah dan membaca di hari minggu yang terik Inda, menyukai persahabatan Inda, mencintai Tuhan dan Rassul nya Inda, menyayangi ayah,ibu,kakak,dan keponakannya Inda, menyukai semangka dingin Inda, sedang belajar mengenal Tuhan nya dengan caranya sendiri Inda, menyukai laki-laki yang pintar Inda, mudah tersinggung semudah senyum yang hadir dipipinya Inda, tidak keberatan dompetnya kosong untuk membeli buku Inda, senang menulis Inda, senang berbicara Inda, sering terkena sindrome moody Inda, hanya seorang Inda View all posts by Inda Adimadja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: