Monthly Archives: August 2008

mimpi

 

Biar ku catat asa mu,

Nanti malam aku akan hadir ditidurmu,

Dan menebarkannya di mimpimu

 

Biar ku tulis mimpimu,

Katika aku menyampaikan mimpimu,

Malaikat akan mengambilnya dariku

 

Biar ku himpun doamu,

Doa yang merupakan wujud dari rasa cintamu

Cinta kepada Tuhan

 

Tidurlah,

Aku akan selalu menemani dalam mimpimu

Aku akan menjaga tidurmu

 

Advertisements

gone


Ketika matahari pergi,
Kehangatan sore itu berakhir
Gambar cahaya keemasan mulai memudar
Bayangan tubuh mulai merapat bersama kegelapan malam
Hari berlalu
 
Ketika hujan pergi,
Bumi telah dibuatnya menjadi basah
Petir menjadi tamu yang akan dirindukan kehadirannya
Udara dingin akan menjadi penghuni agung di langit luas
Malam dimulai
 
Lihatlah,
Begitu banyak pesan yang kau tinggalkan dihati ini
Hanya sedikit hari yang kau bagi dengannya
Tapi berlembar-lembar cerita tentangmu tertulis disini
Banyak kisah yang kalian mulai
 
Hatiku terayun bimbang,
Kakiku membeku, sulit untuk melangkah
Ketika aku akan menjemput mimpiku
Mimpiku kau hempas,
 
Ketika kehadirannya menjadi penunjuk arah kehidupanku
Peta hidupku kau biarkan hanyut
 
Membuatku terpuruk
Dan  hati ini telah melebur
menjadi serbuk halus ringan yang mudah tertiup angin
dan membuatnya tiada

Monologue

Hari yang menyenangkan ya bu?

“Tentu, dimulai dari pagi hari waktu sarapan di rumah bareng ibu sama ponakan.makanannya enak (alhamdulillah), pas dijalan papasan sama sepasang orang tua yang berbagi senyum tulusnya, trus ketemu sama teman lama yang nampak bahagia”

Suasana Kantor gimana?

“Seperti biasa, hiruk pikuk, customer yang selalu menyenangkan dan pandai berbagi tawa. Ada yang minta dibeliin tempe goreng, ada orang jawa yang sok ngajak ngomong bahasa sunda, ada juga yang tulalit.Menyenangkan mengenal orang-orang seperti itu”

Temen-temen kantor nya seru?

“Pastinya. Mereka selalu standby untuk menjadi badut-badut pelipur lara. Rela dikerjain, tahan banting, pantang pundung maju terus,berbagi camilan, menebar wangi kopi, dan merasa saling memiliki dan saling membantu. Teman-teman yang baik”

Kehidupan diluar kantor gimana?

“Itu juga sama menyenangkannya.Saat ini lg on mission untuk menjodohkan teman yang memiliki banyak kesamaan sifat, karakter dan tingkah laku. Sehari baru dikenalin, sepertinya mereka merasa sudah saling cocok. mudah-mudahan mereka bisa saling mengenal lebih dekat. lagi intens juga kirim sms sama teman lama, mengupdate kehidupan masing-masing yang sudah lama tidak dibagi. Oia, baru dapet oleh-oleh cokelat juga nih dari Jerman. kalo dirasa-rasa sama aja sama cokelat bikinan tetangga (Ceres, red) tp karena lebelnya ada tulisan Jerman, jadi ada cita rasa yang berbeda kalo dimakan sambil liat bungkusnya”

Pasangan?

“Terakhir dapet kabar,dua hari yang lalu tepatnya, katanya lagi di Buton, Sulawesi Tenggara. Mendadak. Dari Aceh, terbang ke Buton. Wiihh..pekerjaan yang menyenangkan sepertinya. Dia bilang perlu menempuh 20km untuk dapet sinyal, di hutan ga ada sinyal-gitu katanya-mungkin Tarza memang tidak membutuhkan komunikasi dengan siapapun ya?-Ya Mudah mudahan dia sehat terus, biar bisa puasa dikampung halamannya seperti yang sudah direncanakan sebelumnya”

Lagi baca buku apa nih?

“Akhirnya Al Quran – The Ultimate Secret nya beres juga. Sekarang lagi baca buku yang judulnya Menjadi Hamba Allah yang pandai Bersyukur. Catchy kan judulnya?Pas pertama liat bukunya, rada mikir juga sih. Apakah salah satu mahluk yang kurang bersyukur ya?Apa bersyukur kalo cuma dapet kebahagiaan aja ya?gimana ketika mengalami masalah?bersyukur juga ga?…dan banyak pertanyaan lainnya. Pengennya sih setelah baca buku ini jadi makin sering,ga lupa, dan dengan tulus ikhlas untuk selalu bersyukur untuk yang terjadi diperjalanan hidup. Doain ya..”

CD yang nempel di Radio Tape kamu sekarang apa?

“MP3 Kla Project sama Reza Artamevia gantian tuh kerja rodi seminggu ini diputer.Untung masih sempet beli cd bajakannya di kota kembang.Kalo sekarang sih katanya udah ga ada lagi ya yang bajakan-bajakan gitu. Dilematis sih. Kalo yang original semurah bajakan gitu, ya mendingan beli original lah. Piracy is a Crime. tapi gimana dong?Membobol dompet untuk beli CD Ori seharga 125rb juga kan tindak kriminal buat dompet.Ya Ga? ya mudah-mudahan ada solusi tengahnya deh”

Tagline yang lagi keren apa?

“Dia yang tadinya bukan siapa-siapa sekarang jadi siapa-siapa (Hahaha..ya ga?)

Lagi nungguin apa?

“Iklan Coca Cola yang baru. Kayanya udah lama kayanya ga ada iklan cocacola baru lagi. Soalnya tiap liat iklan cocacola di TV, pasti ngiler trus beli deh (emang paling jago orang-orang iklan tuh)”

Kata-kata, Nama, atau apapun yang berseliweran di Otak kamu sekarang?

1. Tidur
2. Kembung
3. Aji
4. ADIS
5. Optimis
6. Bersyukur
7. Fani
8. Film Korea
9. Jerawat
10. Gajian masih lama ga ya?
11. Mau beli sepatu ah..
12. Jangan lupa besok forward e-mail Pak Astu ke Pak Martin
13. Beliin Buku buat Teguh
14. Anita dan Sefty (huhuyy…)
15. Besok pake Sepatu yang cokelat
16. Badannya ko masih anget ya?
17. Yulvi sama Chandra kmana ya?

Lagi kangen apa?

UJAN!!
Datanglah kau UJAN!!
ah, perlu bikin tulisan tentang ujan nih kayanya
Baiklah, besok kita cari ide dulu

Kalo boleh milih, malem ini mau mimpi apa?

“Mimpi duit tabungan udah cukup buat beli kamera yang duduk manis di etalase toko di BEC Lat.2 itu
Trus, dibawa kerumah, diutak atik, jepret sana jepret sini..
Trus mimpi lagi makan semangka dingin dibawah pohon rindang sambil menikmati angin
Trus, mimpi lagi nyobain wallclimbing,arung jeram di magelang, naek kuda di gunung mas
Gila banyak banget, memang mau tidur berapa jam?

Kata-kata terakhir sebelum di publish?

“Pada berdoa dulu ya sebelum bobo, trus besok pagi jangan lupa baca doa juga. diniatin kalo hari itu akan menjadi hari yang menyenangkan, barokah dan bahagia. Jangan lupa buat bersyukur juga, pasang muka senyum selalu (Less Thinking, More Smiling) dan Semangat!!!”

Ya waktunya tidur,
Sampai ketemu di Monologue lainnya ya,
Bersama saya, Inda Adimaja

Assalamualaikum
Mimpi Indah


A Love Letters

 

Secarik kertas aku terima darimu, tadi sepulang sekolah

Tidak ada yang berbeda dari kertas putih itu

Hanya kertas polos biasa yang dibungkus dengan amplop

Bertuliskan air mail

Sulit aku ungkapkan dimana sisi yang menjadikannya

begitu istimewa

 

Sang pengirim tidak berkata apa-apa ketika memberikannya

Tapi dari sorot matanya terlihat

Bahwa ia menginginkan aku untuk segera membacanya

Dan mengharapkan untuk segera bereaksi

 

Didalamnya ada tulisan tangan yang rapi

Ditulis dengan tinta hitam

Tulisannya begitu rapi dan mungil

Bagaikan membaca sebuah novel

Dengan cerita yang melambungkan hati

 

Ratusan kata saling terkait didalamnya

Begitu banyak kalimat yang terangkai didalamnya

Sang penulis pastilah seorang yang sedang jatuh cinta

Dia menumpahkan isi hatinya disitu

Dia sangat pandai membuat mataku untuk terus membaca

Seseorang berubah menjadi pujangga,

Ketika cinta mulai menerangi jiwa.

 

Aku tersenyum ketika membacanya,

Seperti inikah ketika seseorang jatuh cinta?

 

“Begitu banyakah rasa yang ada dihatimu,wahai pencinta..

Dalamkah sumur cintamu?

atau mungkin dangkal?

karena hanya didasari keinginan sesaat yang

diusung atas nama hati?”

 

Tidak semua bahasa yang kau utarakan dapat kumengerti,

tapi aku menyukainya karena kau sudah berbagi denganku

 

setalah surat pertama,

lalu ada surat kedua dan ketiga

hanya darimu

 

Sebelas tahun berlalu,

Surat itu masih ada dalam kotak harta karunku

Dan kertas itu telah berubah menjadi sebuah lucifer berharga

Karena dengannya,

Aku pernah memiliki surat cinta dari seseorang,

Tidak banyak kata-kata indah didalamnya,

Tapi ia memiliki kekuatan untuk menghadirkan senyumanku

untuk sebuah kenangan yang indah

 


kakiku

Ini kakiku

dengan wujud yang sempurna

Kakiku memiliki ukuran yang berbeda dengan perempuan kebanyakan

Kakiku gempal dan kuat, seperti milik kaki kakak laki-lakiku

 

Tidak ada perawatan yang istimewa untuk penopang tubuhku ini

Aku hanya menggosoknya dengan sabun,

Dan sesekali memeluknya

(aku sudah sering berlatih untuk bisa memeluknya

dan mencium lututnya)

 

Kakiku menyayangiku

Ketika aku sedang berjalan jauh,

Kakiku tidak mudah pegal.

Ketika aku harus memakai sepatu dengan penopang yang tinggi,

Kakiku bisa berdiri dengan sempurna menyangga tubuhku

Dan membuatnya terlihat cantik

Ketika aku berlari,

Kakiku akan membuatnya menjadi kencang

ketika aku menendang,

tendanganku akan sangat keras

dan ketika aku terjatuh,

kakiku akan selalu siap membantuku untuk bangkit kembali

 

Aku menyayangi kakiku

Kaki ini bisa melangkah kemanapun dia inginkan

Kadang hari ini aku yang mengajaknya berjalan jauh,

Tapi tak jarang juga perjalanan hidup ini mengikuti kakiku

 

Kalau saja kakiku bisa berbicara,

Dia akan memberitaumu jejak langkah kami berdua,

Apa saja yang dia injak, kemana saja kami melangkah,

Siapa saja yang kami temui, dan

kemana lagi petualangan kami selanjutnya

 

Saat ini aku dan kakiku ingin memulai petualangan baru

Hanya saja

kemana aku dan kakiku akan pergi,

belum pasti

tapi kami mempunyai satu tujuan akhir

yaitu ujung langit di sore hari

 

 


hari ini dan kamu

ketika hari telah berakhir,

tubuhku mulai menginginkan tempat untuk bersandar

lemah rasanya bila ku harus menopang diriku sendiri

 

kakiku terlalu ringkih,

tanganku telah menjadi kaku

aku perlu menyeret langkahku ketika berjalan pulang

aku tidak mampu lagi memeluk tubuhku sendiri

dan memberikan rasa hangatnya

 

aku berharap kau ada disini,

menggenggam tanganku dan berbagi kekuatan

untuk melalui perjalanan pulang

melingkarkan tanganmu dipinggangku dan

berbagi kehangatan seperti pelukan

 

kau begitu berarti untukku,

setiap kata yang ucapkan adalah sabda bagiku

setiap senyuman yang kau hadirkan

adalah hangatnya sinar mentari disore hari

genggaman tanganmu adalah sentuhan

yang sanggup meredakan kelelahan ini dan

tatapan matamu membuatku selalu bersyukur

telah memilikimu

 

Tapi

cukup kata tentangmu,

duniamu telah berhenti berputar didalam porosku

 

tadi aku sempat berkata,

bila hari ini memang sudah berakhir,

izinkan aku untuk beristirahat

biarkan tubuh ini berhenti bekerja untuk sesaat

biarkan mereka mengisi kantung tenaga mereka kembali,

dan

biarkan doa menemaniku tidur dimalam panjang

 

tentu,

aku akan selalu berdoa untukmu

kau tetap yang terindah untukku

karena,

dengan mengingatmu,

aku merasakan seperti menghisap udara

yang penuh dengan ketenangan,

seperti menyentuh embun pagi yang sejuk,

seperti berjalan diatas rumput basah

seperti mengirup secangkir teh manis hangat dikala hujan

 

Ayo,

Kita sudahi hari ini

Aku siap menghadapi esok

 

PS :

Bahkan kenangan tentangmu saja cukup

untuk membuatku kembali mencintai hidup ini

 


Memoars

Ritual yang jarang terlewatkan ketika kami berkumpul bersama.

Foto bersama di kampus.

Objek yang sama

Background yang tidak pernah berubah

Tawa yang selalu terdengar nyaring, padahal suasana kampus sangat sepi

Merunut kembali jalan-jalan yang pernah kami lalui

Begitu banyak perubahan yang telah terjadi

Nyaris sepuluh taun yang lalu kami berkumpul disini untuk pertama kalinya.

Tanpa ada kata, sepertinya kami sepakat bahwa kami menyukai kenangan ini

Kami menyukai kenangan ketika kami berada disini

Berbagi banyak hal

Apa yang terjadi kalau sepuluh tahun yang lalu kami telah mengetahui

akan seperti apa kami nantinya

Seorang kawan baru saja pulang dari membelah bumi,

mengelilingi separuh dunia dengan pekerjaannya

Padahal dulu mungkin tak terpikirkan sebelumnya.

Kemudian ada seorang kawan perempuan yang mudah tertawa,

terkadang sinis tapi lembut hatinya

Kini sedang merintis karirnya dan sepertinya dia sangat menikmati dunianya.

Kawan yang lainnya, sering kami olok-olok karena tingkah lakunya,

Sekarang telah menjadi petani dan merangkap menjadi seorang fotografer

Padahal dulu, ketika kuliah, untuk mengerjakan tugas satu saja

kadang sering diselimuti rasa malas yang luar biasa

Tapi kini, dia menjadi orang yang multi talenta.

Ada lagi seorang perempuan batak yang sangat keras

Tingkah laku, cara pikir dia kadang sangat berbeda dengan kami

Gaya bicaranya yang straight to the point, tawanya yang keras,

dan pendiriannya yang kuat membuat dia sangat dominan diantara kami

Tapi dibalik kekerasannya, dia hanyalah seorang perempuan

yang juga halus perasaannya

dan mudah mengerti perasaan lawan bicaranya.


Meski sepuluh tahun berlalu, buatku mereka tetap kawan-kawan yang sama

Tawa, genggaman tangan, pelukan hangat dan rasa untuk selalu berbagi

akan menjadi gambar yang akan aku simpan selamanya didalam hati

Didekat mereka, sepertinya begitu banyak pintu kebahagiaan yang akan terbuka

Semoga (Alhamdulillah)