a thing called memories

Seorang sahabat merasa terluka ketika ada disini
Kenangan menusuk lagi hatinya
Luka hati kembali menari-nari dipelupuk mata
dan kata-kata menyakiti hadir tanpa disadari

Kekuatan akan kenangan itu mengikut langkah hatinya
Semakin ingin ia berlari, semakin tak ada jarak antara dirinya dengan kenangan
Ketika ia ingin mengakhiri, kesedihan datang mendera
Bertapa luka hatinya sangat sulit untuk ditinggalkan

Apa yang telah aku lalui, dan kutinggalkan jejaknya disini,
ternyata adalah jalan setapak yang sama yang ia lewati
Dan ketika aku mengajaknya bermain disini,
ia menemukan bayangan yang terpantul adalah dirinya sendiri

Ketahuilah sahabatku,
Bahwa kenangan adalah lentera yang menerangi langkah kita menuju mimpi
Mimpi adalah kumpulan harapan yang terbentuk dari doa yang kita selalu ucapkan

Hiduplah dengan kenangan,
Karena ketika kau ingin menghempasnya, dia akan semakin merekat erat didalam hatimu
Ketika kau ingin menghapusnya, dia akan menjadi tinta hitam yang akan selalu meninggalkan jejak dihatimu
dan ketika kau ingin mengakhirinya, dia akan berubah menjadi gerbang awal perjalanan hidupmu

Berdamailah dengan kenangan,
Sayangi hatimu dengan mengakhiri pertempuran yang hanya akan memperlambat perjalananmu
Bawalah kemana kenangan itu ingin mengikuti langkahmu, karena dengan adanya kau akan memiliki bekal untuk selalu berbuat baik dan tidak melakukan kesalahan yang sama
Genggamlah tangannya, maka langkahmu akan menjadi ringan. Karena percayalah, bahwa kenangan akan mengingatkanmu pada sesuatu yang membuatmu tersenyum dan merasa bahagia

Dan janganlah takut untuk membuat kenangan baru

(For Reza,my buddy, jangan kapok maen kesini ya..)

Advertisements

About Inda Adimadja

Inda, frekuensi tertawa dan menggertunya sama banyak Inda, perempuan yang tergila-gila oleh langit,angin,matahai dan isinya Inda, menikmati hidupnya dengan jalan-jalan bersama keluarga Inda, memilih diam di rumah dan membaca di hari minggu yang terik Inda, menyukai persahabatan Inda, mencintai Tuhan dan Rassul nya Inda, menyayangi ayah,ibu,kakak,dan keponakannya Inda, menyukai semangka dingin Inda, sedang belajar mengenal Tuhan nya dengan caranya sendiri Inda, menyukai laki-laki yang pintar Inda, mudah tersinggung semudah senyum yang hadir dipipinya Inda, tidak keberatan dompetnya kosong untuk membeli buku Inda, senang menulis Inda, senang berbicara Inda, sering terkena sindrome moody Inda, hanya seorang Inda View all posts by Inda Adimadja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: