balada rakibuk

tubuhku sakit
ia membiarkan aku tertindih dengan yang lainnya dan sulit untuk ditemukan
aku selalu tersimpan dengan sembarangan
dan ia akan kebingungan ketika mencari salah satu diantara kami
kami hanya tertawa kecil ketika melihatnya dengan tak sabaran untuk segera menemukan apa yang ia cari
dan setelah ia dapatkan yang ia cari, ia akan membiarkan kami berserakan

sungguh selama ini aku ingin dapat berdiri tegak
biarkan mereka memiringkan kepalanya ketika melihatku
dan menarikku keluar dari tempat yang penuk sesak
dan sedikit udara segar untuk aku hirup

ketika ia memutuskan untuk menukarnya dengan seseorang yang lebih tinggi,
aku dan kawan-kawan bernafas lega,
sepertinya kami akan mendapatkan rumah baru yang lebih nyaman
dan benar saja,
kami dapat berdiri tegak
dan kami dikelompokan dalam sebuah komunitas yang menarik
para perempuan yang genit, cantik dan berwarna warni disimpan dibagian atas bertumpuk dengan boneka-boneka kecil yang ia dapatkan ketika masih duduk di bangku sekolah menengah
sebagaimana kelompok perempuan, meraka tampak menarik, mengkilap dan selalu ada keinginan untuk melihatnya berulang-ulang
lalu, gerombolan si berat ada dijajaran kedua, banyak tulisan “terjemahan” dari pakaian yang mereka kenakan
dan mereka berjajar, bersanding dengan para perempuan pemikir, yang selalu berkata-kata indah dan tentu saja mereka cerdas
pakaian yang mereka kenakan seringkali berwarna gelap, bergambar yang sulit untuk ditebak apa artinya dan mereka terlihat sangat unik dengan pakaian itu
ditempat paling bawah, adalah komunitas yang paling multikultural ditempat ini
Seseorang dengan pakaian kuning bertuliskan “My Funny Valentine” hampir setahun ini tak tersentuh karena ia mengenakan pakaian dengan bahasa asing didalamnya, yang berarti bila kau bermain dengannya, kau memerlukan perlatan pendukung lainnya, seperti buku kamus dan pensil
dibawah si kuning maha hebat itu, ada tiga bersaudara yang selalu bersama-sama dimanapun
ketiganya berbeda, dan hanya memiliki satu persamaan, pakaiannya bertuliskan “Dan Brown”
Disisi lainnya, Andrea Hirata berteman baik dengan Remy Sylado dan  Ayu Utami.
Mitch Alboom bertetangga dengan Quraish Shihab
dan di garda depan ada Kitab Suci dengan pakaian warna hijau, yang sengaja disimpan paling depan dengan harapan ia akan mudah untuk mengambilnya, dan harapan itu berbanding lurus dengan membacanya dan mengamalkannya

Setelah sekian lama kami menikmati kehidupan kami dalam komunitas ini
mulailah datang orang baru dan dipaksa berdesak-desakan dengan kami
kami kesulitan untuk berdiri seperti dahulu
dan kami tak tega melihat si kembar tiga Stephenie Meyer untuk disimpan berantakan
akhirnya kami merelakan (lagi) untuk diposisikan dengan tertidur
bertumpuk-tumpuk, dan akhirnya ada pembubaran komunitas secara tidak langsung
para cantik bercampur dengan para idealis
si gendut merasa minder ketika kurus langsing yang berkilauan itu bergabung didalamnya
kembar tiga pertama harus rela terpisah
dan si kuning asing itu berbaur dengan sastra sunda, keduanya sama asingnya

Jika boleh aku berharap,
suatu hari nanti aku akan berdiri tegak di tempat yang lebih lapang, dingin dan tidak berdebu
aku akan berkumpul dengan kawan-kawanku, para penyampai ilmu dan inspirasi
semoga saja

0612200802206122008021

0612200802006122008018

– Balada Buku Kecil berjudul StarDust, yang posisi berdirinya harus rela ditukar dengan tumpang tindih ketika saudaranya hari ini lahir kembar empat dari toko buku-

Advertisements

About Inda Adimadja

Inda, frekuensi tertawa dan menggertunya sama banyak Inda, perempuan yang tergila-gila oleh langit,angin,matahai dan isinya Inda, menikmati hidupnya dengan jalan-jalan bersama keluarga Inda, memilih diam di rumah dan membaca di hari minggu yang terik Inda, menyukai persahabatan Inda, mencintai Tuhan dan Rassul nya Inda, menyayangi ayah,ibu,kakak,dan keponakannya Inda, menyukai semangka dingin Inda, sedang belajar mengenal Tuhan nya dengan caranya sendiri Inda, menyukai laki-laki yang pintar Inda, mudah tersinggung semudah senyum yang hadir dipipinya Inda, tidak keberatan dompetnya kosong untuk membeli buku Inda, senang menulis Inda, senang berbicara Inda, sering terkena sindrome moody Inda, hanya seorang Inda View all posts by Inda Adimadja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: