my only beloved enemy

Perempuan berusia nyaris 55 tahun,
seperti kami semua, dia tak pernah merayakan ulang tahunnya setiap 6 Januari
kami hanya patungan membelikannya kue tart untuk dimakan bersama

Perempuan yang sekilas terlihat sinis,
tapi percayalah, hatinya sangat lembut dan menyenangkan ketika kami berada didekatnya
dia hanya perlu waktu untuk mengenal orang baru yang hadir dalam kehidupannya

Perempuan yang mudah tertawa,
tetapi kadang amarahnya membuat kami semua enggan untuk berdekatan dengannya
dia hanya memerlukan sedikit waktu saja untuk merajuk, dan sekejap saja dia akan tertawa kembali

Perempuan yang menyukai sesuatu yang tertata rapi
tapi ketahuilah, bahwa dia mudah bertoleransi untuk sedikit kehiruk pikukan yang kami buat
dia hanya akan mengomel sebentar dan kemudian dia akan kembali seperti tidak pernah terjadi apa-apa

Perempuan yang kadang memiliki bahasa yang berbeda tentang cinta
definisi yang berlawanan arah dengan yang kita pikiran,
bukti nyata yang kadang sangat berbeda dengan kami dalam mewujudkan rasa cinta itu

Itu Ibu,

Perempuan yang paling sering berselisih paham denganku
Perempuan yang kerap kali beradu pendapat denganku

Ibu,

Pengorbanan

Cinta

dan Kasih Sayang


Ibu,

Berjanjilah untuk menemaniku sepanjang hidupku,
Berjanjilah untuk mengiringi hidupku dengan doa mu

Ibu,

Jika ada sesuatu yang hebat, besar dan luar biasa…
itulah cintaku padamu
hanya waktu saja yang masih menyembunyikan itu semua

Ibu,

Jika Tuhan berkenan, biarkanlah aku membahagiakanmu sampai akhir hidupku
Biarkan aku menemanimu sampai akhir hayatku
Izinkan aku untuk menjagamu sampai kita berdua menyadari bahwa hanya kasih sayang lah alasan aku ada untukmu

Ibu,

Cinta ini tak terbendung, tak terhentikan, tak terbatas
Hanya terkadang bahasa, gaya bicara dan perilaku yang kadang tak mencerminkan itu semua
Tapi percayalah,
Cintaku kepadamu tergambar ketika aku bersyukur kepada Tuhan, bahwa aku lahir dari rahim mu

Ibu,

Izinkan aku untuk menjadi seperti mu
menjadi seorang ibu yang dicintai kekasih hati

Terimakasih untuk menjadi Ibu ku….
Hanya Tuhan yang tau seberapa besar rasa cintaku kepadamu

Advertisements

About Inda Adimadja

Inda, frekuensi tertawa dan menggertunya sama banyak Inda, perempuan yang tergila-gila oleh langit,angin,matahai dan isinya Inda, menikmati hidupnya dengan jalan-jalan bersama keluarga Inda, memilih diam di rumah dan membaca di hari minggu yang terik Inda, menyukai persahabatan Inda, mencintai Tuhan dan Rassul nya Inda, menyayangi ayah,ibu,kakak,dan keponakannya Inda, menyukai semangka dingin Inda, sedang belajar mengenal Tuhan nya dengan caranya sendiri Inda, menyukai laki-laki yang pintar Inda, mudah tersinggung semudah senyum yang hadir dipipinya Inda, tidak keberatan dompetnya kosong untuk membeli buku Inda, senang menulis Inda, senang berbicara Inda, sering terkena sindrome moody Inda, hanya seorang Inda View all posts by Inda Adimadja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: