waktu menunggu

waktu menunggu,
aku tidak menyukai tangga
seolah mereka mengejekku yang sedang diam tak berdaya
duduk berpangku tangan
diam dalam ketidakpastian

waktu menunggu,
tangga menggambarkan apa yang ada dihatiku dengan baik
meliuk-liuk, seperti pikiran ini yang berlekuk-lekuk
panjang tak berakhir, seperti perasaan ini yang selalu dihimpit helaan nafas panjang

waktu menunggu,
tangga terlihat seperti lubirin yang memuakan,
berputar-putar, tanpa ada penyelesaian
berujung ditempat yang tidak aku tau ada dimana
dan diselipi doa untuk tidak tersesat

tapi,
kali ini aku duduk ditangga
menunggu

stairs

walau kau pergi jauh, aku akan menunggu
karena masa depanku masih ada dikantung bajumu
dan oleh karena itu,
aku akan tetap menunggu walau terkadang jemu

Advertisements

About Inda Adimadja

Inda, frekuensi tertawa dan menggertunya sama banyak Inda, perempuan yang tergila-gila oleh langit,angin,matahai dan isinya Inda, menikmati hidupnya dengan jalan-jalan bersama keluarga Inda, memilih diam di rumah dan membaca di hari minggu yang terik Inda, menyukai persahabatan Inda, mencintai Tuhan dan Rassul nya Inda, menyayangi ayah,ibu,kakak,dan keponakannya Inda, menyukai semangka dingin Inda, sedang belajar mengenal Tuhan nya dengan caranya sendiri Inda, menyukai laki-laki yang pintar Inda, mudah tersinggung semudah senyum yang hadir dipipinya Inda, tidak keberatan dompetnya kosong untuk membeli buku Inda, senang menulis Inda, senang berbicara Inda, sering terkena sindrome moody Inda, hanya seorang Inda View all posts by Inda Adimadja

One response to “waktu menunggu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: