Monthly Archives: April 2009

Sekali lagi, tentang Cinta

Bagaimana cinta ketika mereka jatuh kedalamnya
Bagaikan meminum sebuah bejana besar berisi minuman yang memabukan
Begitulah rasa cinta

Serupa cermin yang memantulkan bayangan indah ketika kau ada dihadapannya
Begitulah rupa cinta

Seolah kau memiliki banyak cadangan hati yang akan selalu memudahkan untuk memberikan maaf meskipun luka baru saja ditorehkan dengan pisau tajam
Serupa pelangi yang datang seusai hujan, kehadirannya membuat senyum menjadi hal yang selalu ada di wajahmu walau baru saja petir memporak porandakan susunan kotak-kotak di hatimu

Cinta mambuatmu hidup
Cinta membuatmu mencintai hidup
Dia ingin jatuh cinta lagi
Mencintai sepenuhnya, bukan hanya menunggu untuk dicintai
Menyanyangi
Memahami
Menyadari
Memberi
Sungguh, mencintai buatnya saat ini lebih baik daripada dicintai

Mencintai membuatnya belajar
Mencintai membuatnya mengejar kehidupan ini
Mencintai membuatnya tumbuh dewasa
Mencintai membuatnya akan memberi tahunya bahwa dicintai adalah hal yang indah

Aku ingin jatuh cinta, sungguh


ada yang tak kumengerti

dalam setiap ucapanmu
dalam setiap namamu yang aku sebut

..ada yang tak kumengerti

kau ingin membuatku jatuh cinta kepadamu
dalam waktu yang bersamaan ketika kau tak ingin terikat

..ada yang tak kumengerti
untuk setiap hangat pelukan matamu,
untuk setiap perlakuanmu,
untuk setiap kata rindumu..

..ada yang tak kumengerti

dan sebelum semuanya kumengerti, kau tlah menjauh pergi
dan usailah semuanya

..tapi buatku, ini masih menjadi sebuah rahasia


skenario yang salah

Cerita yang diharapkan akan berlanjut bukan seperti ini
Ini seperti lakon dari skenario yang terlalu banyak diimprovisasi
Banyak kebetulan-kebetulan yang akhirnya diamini saja perlakuannya dengan mengatasnamakan situasi dan kondisi yang memungkinkan
Mulanya tidak ada yang menyangka bahwa cerita akan bergulir sampai disini, menggelinding selaksa bola salju yang terus membesar ketika berjalan menuruni bukit

Ini dipercayai akan menjadi masalah jikalau tetap diteruskan
Ada pertentangan yang diyakini harus diselesaikan walau semuanya tak ingin berakhir

Ini masalah hati dan pikiran
Masalah perasaan dan logika

Dan peperangan pun dimulai

Battle to Win
Dan kali ini, Pikiran dan Logika harus menjadi pemenangnya

Entah bagaimana caranya, namun percaya saja bila semuanya ingin berjalan dengan baik dan berakhir dengan selamat, hati dan perasaan harus mau mundur, teratur atau secara paksa
Hati kadang menutupi sumber pikiran, memberhentikan arus deras kata logika yang sebenarnya menuntun jalan kearah yang baik
Perasaan sama sulitnya untuk dibendung, selalu ada kata “tapi” yang merajai, ada kata “kalau” yang membuat galau, dan selalu ada kata “mungkin” yang sulit untuk diredam

Keduanya bersekongkol membuat diri menjadi seseorang yang yang sulit untuk menolak, sulit untuk berkata tidak, dan bisa saja berbuat apa dengan pikiran yang hanya terbatas beberapa langkah saja
Ketika logika akan maju, yang artinya perasaan dikorbankan, maka rasa sakit yang akan didapatkan.
Langkah yang diinginkan dan langkah yang perlu dilakukan-atas nama kebaikan- selalu bersebrangan jalan.
Perasaan ingin membuat senyum kesenangan tapi logika berkata ini tidak bisa diteruskan

Hati berbisik bahwa ini perlu untuk kebahagiaan tapi pikiran berkata bahwa ini akan membawa petaka yang tak berkesudahan

Dan ini selalu tidak mudah
Untuk dimulai, dilakukan dan dijalani

Tapi seperti yang dikata,

Walau mungkin ini terlalu awal dengan mengabaikan semua kemungkinan yang bisa saja terjadi
Peperangan akan dimulai


curhat

Pa Walikota,
Tos saminggon ieu, abdi kasiangan wae upami angkat didamel teh. Sanes kulantaran kesiangan gugahna, sanes,da alhamdulilah abdi ge gaduh weker keneh.
Kasiangan teh kulantaran jalanna nu macet teras, pulisi na nu sms-an wae sanes ngatur lalulintas, jalanna nu rarenjul
Kitu oge, upami abdi uih didamel.Pasti langkung burit
Komo ari dipasihan hujanmah, tos pasti we macet na langkung-langkung da ditambihan ku banjir.
Kumaha atuh ieu teh pa?
Pan abdi tos ngabantosan mayar pajek unggal sasih, salah sahiji na kanggo kanyamanan abdi oge, sanes kitu?
Punten we pa, pang nambalkeun jalan nu renjul, pang damelkeun susukan ngarah teu banjir, sareng upami tiasa mah, aya alat transportasi masal nu mirah sareng nyaman.
Mangga gera diemutan ku bapa
Nuhun sateuacanna


9 April

Baru sekarang saya mengerti, kenapa MUI mengeluarkan fatwa haram untuk golput.

Ini list ‘karena…’ yang saya reka-reka, tebak-tebak, dan kira-kira

..kita mempunyai hak untuk menentukan siapa yang akan mewakili kita di pemerintahan

..kita berkewajiban untuk menentukan bagaimana negara ini akan dijalankan

..kita mempunyai hak mengenai apa-apa saja yang perlu dan tidak perlu dalam setiap pengambilan keputusan

dan karena kita berhak dan berkewajiban untuk menentukan masa depan negara kita ini.

Jadi, masih mau Golput?


my country, my heart

Sering mendengar cercaan, cibiran atau hinaan tentang negara kita sendiri?
Pasti
Datang dari mulut rakyat negeri tetangga atau bahkan rakyat negeri kita sendiri?
Sering terjadi
Negara tempat saya tinggal memang bukan negara hebat
Negara yang dihuni oleh banyak orang-orang ajaib, ditinggali oleh orang-orang yang jahat, dan dijajah oleh penduduknya sendiri
Negara tempat saya tinggal ini banyak dihuni oleh manusia-manusia pintar
Tapi hanya sedikit saja yang berkeinginan untuk membangun negara ini menjadi lebih baik
Negara tempat saya tinggal memang bukan negara hebat
Negara yang ditempati oleh beraneka ragam macam manusia dengan rupa, bentuk yang berbeda, dan berlainan tabiatnya
Perbedaan dianggungkan sebagai suatu yang mutlak dan indah adanya
Tapi yang terjadi, perbedaan justru adalah sumber dari banyak petaka yang terjadi
Negara tempat saya tinggal memang bukan negara hebat
Negara yang terhampar luas, daratan yang membentang juga lautan yang membirukan langit dan hutannya
Kekayaan ini dikata orang seharusnya dijadikan sumber segala penghidupan di negara saya
Tapi yang terjadi, keserakahan menghentikan niat itu dan dibuatnya jurang pemisah antara aku dan dia, antara kita dan mereka
Karena bagaimanapun,
Ini rumah saya
Rumah yang telah berbagi kehidupan
Rumah yang akan saya jadikan tempat tujuan pulang
spaceball3012181116_6e01188a1e
Kadang saya hanya menginginkan negara ini tetap ada pada saatnya tiba
Negara yang memang bukan negara hebat tapi begitulah adanya

Monolog # 1 Hujan

Ada kata yang tak tersampaikan hujan
Langit mendung serupa cerita yang terhentikan oleh kata
Tanah basah membendung rangkuman kata yang tak teruraikan

Andai saja ini tak terlalu menyakitkan

Walau ini sesaat, kunikmati kebersamaan denganmu
Jalinan cerita yang terbingkai dalam kelamnya langit malam
Suara renyah hujan yang turun mengenai dahan dan dedaunan
Membuat saat ini akan kuhentikan sejenak