20an – 30an

Ini obrolan panjang lebar dengan seorang kawan lama pada suatu sore di pojokan tempat ngopi setelah berjumpa pada suatu acara perkawinan. Dari pembahasan masing-masing dari kami berdua yang makin bertambah usia sampai perubahan pola pikir yang ikut menaiki laju usia tadi
“Jadi apa yang berubah, yang?”
Dengan cepat, saya menjawab tidak terlalu banyak yang berubah pada diri saya. Saya masih pribadi yang sama seperti beberapa tahun lalu, kalaupun ada yang berubah mungkin karena pengalaman yang selama ini saya lalui telah mengajari satu atau banyak hal dalam melihat banyak hal dalam hidup ini. Kebetulan, usia kami berdua terpaut beberapa tahun saja, dia baru saja melangkah dua kaki dari usia tigapuluh, dan saya masih ada beberapa langkah menuju angka tersebut.
Ketika saya bertanya balik padanya, ia pun tergelak. Ia merasa hidupnya menuju mapan, ia mulai meyakini dengan apa yang dijalaninya, dia mulai berpikir untuk tidak lagi melajang (hello..?), dan ketika ia berkata “tebak yang, what turns me on sekarang tentang perempuan”
Dirinya -untuk saya- identik dengan perempuan-perempuan cantik berkaki jenjang,berambut merah panjang, berbalut kulit putih yang selalu digilir dikenalkan kepada saya.Ketika saya menyebutkan list tersebut kepadanya, kembali ia tergelak.Katanya itu terjadi ketika ia berusia 20an, ketika ia masih menjadi “anak laki-laki” bukan “laki-laki”.
Di usia 20an, hormon testosteron mereka sedang merajai hidupnya dan ada diposisi paling puncak, wajar katanya jika para “anak laki-laki” senang untuk pamer kepada teman-temanya tentang berapa banyak perempuan “sempurna” yang bisa mereka dapatkan. “Masa sih?” “Serius yang, cowo kebanyakan kaya gitu. Umur segitu, kita masih doyan perempuan yang seksi”
Seksi itu berarti perempuan yang memiliki keinginan dan menunjukannya. Sexually attractive. Begitu katanya.
Antara tidak percaya, ingin menyangkal tapi saya amini saja perkataannya
“Sekarang gimana?”
Setalah mendapatinya hadir di acara perkawinan tadi siang sendirian, dan ada beberapa kerutan disudut mata dan perut yang mulai sedikit membuncit, pastilah ada yang berubah, pikir saya.
Diusianya sekarang, ia berkata bahwa penampilan seorang perempuan memang masih menjadi pertimbangan utama, tapi ia lebih memperhatikan dengan lebih detail dan rinci. “Umur gue sekarang ini udah punya beberapa pengalaman dalam hal kegagalan dan mulai mencari kepekaan dan kepribadian yang lebih matang dari seorang perempuan. Umur segini gue belajar dari pengalaman kalau cantik itu bukan segalanya. Justru perempuan yang kemungkinannya sangat kecil sekali untuk menyakiti ego gue, itu lah perempuan yang menarik”
Saat saya bertanya sudahkah ia menemukan perempuan dengan keinginannya tersebut, ia tertawa perlahan.
Katanya ia tak ingin terburu-buru untuk mendapatkannya. Perlu waktu untuk mengenal seseorang dan melihatnya secara keseluruhannya.
“Perempuan terlihat cantik itu perlu yang, tapi perlu juga diimbangi dengan wawasan yang luas dan intelek. Gue juga masih aware dan respect sama female grooming tapi tetep otak kudu ikutan “nyalon” juga”
Perbincangan diakhiri dengan janji untuk bertemu lagi jika ada waktu. Mungkin ketika usianya sudah bertambah, dan peta hidupnya sudah bertambah penuh, akan ada pemikiran baru tentang What turns him on.

So, what turns you on?

Advertisements

About Inda Adimadja

Inda, frekuensi tertawa dan menggertunya sama banyak Inda, perempuan yang tergila-gila oleh langit,angin,matahai dan isinya Inda, menikmati hidupnya dengan jalan-jalan bersama keluarga Inda, memilih diam di rumah dan membaca di hari minggu yang terik Inda, menyukai persahabatan Inda, mencintai Tuhan dan Rassul nya Inda, menyayangi ayah,ibu,kakak,dan keponakannya Inda, menyukai semangka dingin Inda, sedang belajar mengenal Tuhan nya dengan caranya sendiri Inda, menyukai laki-laki yang pintar Inda, mudah tersinggung semudah senyum yang hadir dipipinya Inda, tidak keberatan dompetnya kosong untuk membeli buku Inda, senang menulis Inda, senang berbicara Inda, sering terkena sindrome moody Inda, hanya seorang Inda View all posts by Inda Adimadja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: