Monthly Archives: August 2009

married vs facebook (female case)

Di usia menjelang 30 tahun, menikah menjadi -a must do thing- untuk beberapa orang, perempuan khususnya.
Semuanya menjadi serba terburu-buru, pilihan calon pendamping hidup mendadak menyusut jumlahnya, pertanyaan dari kerabat yang tak kunjung henti dan tekanan baru yang muncul dari facebook.

Situs jejaring sosial, yang dirasakan banyak manfaatnya-salah satunya adalah untuk silaturahmi (aka. reuni)- memicu kecemburuan sosial diantara si belum menikah dengan yang telah menikah dan dengan yang telah memiliki bayi kecil dalam pernikahannya.
Kasus pertama dimulai dari nama.
Untuk mereka yang telah menikah, mereka menambahkan nama suami mereka di belakang namanya
dan jujur saja, itu menjadikan nama mereka menjadi lebih terdengar cantik, pas, seakan-akan nama tambahan itu memang diciptakan khusus untuknya. Berbahagialah untuk mereka yang menikah dengan seseorang yang memiliki nama keluarga yang memang perfectly match with your name

Kasus kedua diikuti dengan foto profile.
Entah itu foto prewedding atau ketika foto wedding, dan yang lebih spektakuler lagi rasanya adalah ketika ada foto bayi diantaranya, entah satu atau dua bayi lucu yang difoto diantara kedua ayah dan ibunya.

Iseng, saya melakukan perbincangan mengenai hal ini dengan seorang kawan yang usianya memang tak jauh dengan saya dengan posisi status yang sama pula.
“Miris kadang”
Nama kami masih murni tanpa ada embel-embel nama suami, masih 100 persen nama pemberian orang tua, kalaupun ada nama keluarga didalamnya, pastinya itu adalah nama keluarga ayah atau ibu.
Foto profile kami masih diisi dengan kegiatan hura-hura (bersenang-senang) dengan beberapa kawan. entah itu berpetualang atau hanya dipojokan tempat minum kopi.

Tapi bagaimanapun keadaanya, saya tetap beryukur.
Saya sedang menunggu waktu untuk mengganti nama saya dengan embel-embel nama suami
saya sedang menabung untuk membeli kamera untuk memotret beribu kegiatan anak saya dan diposting dimana-mana.

Dan untuk para perempuan yang telah menikmati previlage itu, jaga dan syukurilah itu semua
Dan untuk para perempuan yang masih mengisi kolom searching for a soulmate di hatinya, bersabarlah.tunggu lah waktu..karena semua akan indah pada waktunya 🙂


fann-um

cinta sesederhana bernafas
tanpa terasa cinta menjalar dengan perlahan sempurna menuju kedalam setiap rongga roda dalam tubuhmu
dan menjadikannya bagian utama dalam kehidupanmu

cinta semudah satu dua tiga
tanpa kau mengenalnya, cinta tiba-tiba saja menjadi senyawa yang bisa membuat kau merasakan dua hal dalam satu waktu begitu saja
membenci sekaligus menyayangi
mengakui tapi juga diingkari

cinta membuat kau tetap ada
tanpa perlu aku tau, ternyata cinta tetap disitu ketika aku menyangkalnya
cinta berubah wujud menjadi bentuk yang sempurna

tapi, um..

cinta kadang membuat kita sesak bernafas,
cinta membuat kening berkerut, hati merenggut nafas itu
cinta kadang membingungkan
cinta membuat semua yang mudah menjadi rumit

pergilah um..

kejarlah mimpimu,

semoga kau mendapatkan cinta yang sederhana,mudah selalu ada untukmu
karena kau teristimewa dengan caramu..


lagu baru

aku melagu,
bersenandung lagu biru
yang mungkin akan mengobati hati yang sembilu

ada lagu baru
yang akan aku bagi denganmu,
bukan untuk menghiburmu tapi berbagi luka denganku

hatiku kadang mambatu bila melagu denganmu
lagu cinta yang selalu membuat bibirku kelu bila namamu tersebut disitu

aku rindu
padamu
yang bukan lagi miliku