when M sewing his shirt

Kita sibuk dengan pikiran kita sendiri
Sibuk Menerka
Sibuk Mengira
Sibuk Membaca pikiran

Sayang kita bukan cenayang
yang dapat mengetahui apa yang kita pikirkan
yang cukup hanya dengan terdiam
dan kita mengetahuinya dengan tepat

Aku
selalu larut dengan pikiranku sendiri
mencoba mencari tau tanpa bertanya
berusaha menyusun dari kepingan fakta yang tak nyata
lalu semuanya diubah menjadi kecurigaan yang tak beralasan

Kamu
mencoba mereka-reka dari apa yang diketahui walau itu hanya berita lalu
menginginkan sebuah penjelasan dari apa yang sebenarnya tak memerlukan sanggahan
lalu semuanya berubah menjadi sebuah bukti yang tak benar adanya

Kamu dan Aku
hanya manusia yang memiliki banyak ketidaksepahaman
Tapi,
Aku dan kamu sedang berusaha untuk merangkai kepingan kehidupan dari masa lalu dan hari ini
untuk bekal masa depan

Bicaralah denganku,
dan aku akan berkata jujur padamu

Karena kebohongan hanya akan melukai kita berdua
Biarkan kenyataan masa lalu pernah pahit terasa
Karena hari ini dan seterusnya akan kita buat manis adanya

Aku akan bercerita padamu,
dan kau akan mendengarkanku dengan hatimu

Karena telinga kadang tak bisa menerima fakta
mata selalu mencoba mengingkari apa yang dilihat
Tapi hati dan logika akan menyeimbangkan semuanya

Yang kita perlukan hari ini dan seterusnya,
Adalah sebuah bahasa
Bahasa yang bisa mengungkapkan semua rasa

Percayalah bahwa aku cinta
dan kau pun merasa yang sama

Sekali lagi,
Sempurnalah kita berdua

(Catatan Kecil di teras rumah tukang jait)

Advertisements

About Inda Adimadja

Inda, frekuensi tertawa dan menggertunya sama banyak Inda, perempuan yang tergila-gila oleh langit,angin,matahai dan isinya Inda, menikmati hidupnya dengan jalan-jalan bersama keluarga Inda, memilih diam di rumah dan membaca di hari minggu yang terik Inda, menyukai persahabatan Inda, mencintai Tuhan dan Rassul nya Inda, menyayangi ayah,ibu,kakak,dan keponakannya Inda, menyukai semangka dingin Inda, sedang belajar mengenal Tuhan nya dengan caranya sendiri Inda, menyukai laki-laki yang pintar Inda, mudah tersinggung semudah senyum yang hadir dipipinya Inda, tidak keberatan dompetnya kosong untuk membeli buku Inda, senang menulis Inda, senang berbicara Inda, sering terkena sindrome moody Inda, hanya seorang Inda View all posts by Inda Adimadja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: