sogan dan malam

Lembayung senja yang kehitaman
semburat jingga yang menggelap perlahan
diantara kuning langit yang kecoklatan
aura dingin yang berubah menjadi kehangatan

Langkah mulai menapak perlahan
menyeret kaki dengan enggan
berharap dengan menutup mata,setiba itu ia akan pulang
tanpa perlu mengangkat kaki untuk berjalan

Raut wajah yang sudah tak ingin disapa
tubuh lunglai yang tak kuasa untuk berkata
mata sayu yang tak lagi mampu berbicara
kilap wajah yang penuh dengan kelelahan

Kemanakah arah pulang,

dimana ada kursi berbau sama dengan peluh bercampur pewangi tubuh
bantal bulu angsa yang sama lembutnya dengan kue bolu pandan hangat
cangkir putih berkerak coklat, yang diisi air putih hangat berbau teh

masih jauhkah ia harus berjalan

karena langit telah dipaksa untuk menumpahkan hujan
pelangi pun enggan datang untuk berbagi keindahan
karena saat lembayung telah selesai berpentas,
malam datang untuk unjuk kebolehan

Hanya ia yang bisa,
menutup mata sambil berjalan
karena berharap sambil berkedip saja takkan sempat diiyakan Tuhan
berkata ia dalam hati,
“Tolong pindahkan pulang dalam satu langkahku kedepan..”

satu mata ia buka,kemudian dua (ia berharap ada mata ketiga dan keempat)
karena satu atau dua mata yang ia buka,
arah pulang masih jauh membentang
Sogan menghilang
berganti gelap malam
jingga menurunkan layarnya, dan hitampun terbentang
ia terus berjalan dalam diam

Advertisements

About Inda Adimadja

Inda, frekuensi tertawa dan menggertunya sama banyak Inda, perempuan yang tergila-gila oleh langit,angin,matahai dan isinya Inda, menikmati hidupnya dengan jalan-jalan bersama keluarga Inda, memilih diam di rumah dan membaca di hari minggu yang terik Inda, menyukai persahabatan Inda, mencintai Tuhan dan Rassul nya Inda, menyayangi ayah,ibu,kakak,dan keponakannya Inda, menyukai semangka dingin Inda, sedang belajar mengenal Tuhan nya dengan caranya sendiri Inda, menyukai laki-laki yang pintar Inda, mudah tersinggung semudah senyum yang hadir dipipinya Inda, tidak keberatan dompetnya kosong untuk membeli buku Inda, senang menulis Inda, senang berbicara Inda, sering terkena sindrome moody Inda, hanya seorang Inda View all posts by Inda Adimadja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: