Category Archives: Bangku Panjang

skenario yang salah

Cerita yang diharapkan akan berlanjut bukan seperti ini
Ini seperti lakon dari skenario yang terlalu banyak diimprovisasi
Banyak kebetulan-kebetulan yang akhirnya diamini saja perlakuannya dengan mengatasnamakan situasi dan kondisi yang memungkinkan
Mulanya tidak ada yang menyangka bahwa cerita akan bergulir sampai disini, menggelinding selaksa bola salju yang terus membesar ketika berjalan menuruni bukit

Ini dipercayai akan menjadi masalah jikalau tetap diteruskan
Ada pertentangan yang diyakini harus diselesaikan walau semuanya tak ingin berakhir

Ini masalah hati dan pikiran
Masalah perasaan dan logika

Dan peperangan pun dimulai

Battle to Win
Dan kali ini, Pikiran dan Logika harus menjadi pemenangnya

Entah bagaimana caranya, namun percaya saja bila semuanya ingin berjalan dengan baik dan berakhir dengan selamat, hati dan perasaan harus mau mundur, teratur atau secara paksa
Hati kadang menutupi sumber pikiran, memberhentikan arus deras kata logika yang sebenarnya menuntun jalan kearah yang baik
Perasaan sama sulitnya untuk dibendung, selalu ada kata “tapi” yang merajai, ada kata “kalau” yang membuat galau, dan selalu ada kata “mungkin” yang sulit untuk diredam

Keduanya bersekongkol membuat diri menjadi seseorang yang yang sulit untuk menolak, sulit untuk berkata tidak, dan bisa saja berbuat apa dengan pikiran yang hanya terbatas beberapa langkah saja
Ketika logika akan maju, yang artinya perasaan dikorbankan, maka rasa sakit yang akan didapatkan.
Langkah yang diinginkan dan langkah yang perlu dilakukan-atas nama kebaikan- selalu bersebrangan jalan.
Perasaan ingin membuat senyum kesenangan tapi logika berkata ini tidak bisa diteruskan

Hati berbisik bahwa ini perlu untuk kebahagiaan tapi pikiran berkata bahwa ini akan membawa petaka yang tak berkesudahan

Dan ini selalu tidak mudah
Untuk dimulai, dilakukan dan dijalani

Tapi seperti yang dikata,

Walau mungkin ini terlalu awal dengan mengabaikan semua kemungkinan yang bisa saja terjadi
Peperangan akan dimulai

Advertisements

pikiran kotor

sudut terindah dari hari ini adalah ketika langitku menunggu sinar matahari mereda
dan membias perlahan dan menjadikannya jingga

cahaya yang menembus kedalam hati terhantarkan angin
yang terkadang menusuk perlahan dan mengubahnya menjadi tak berkesanggupan untuk menyudahinya

dan tiba-tiba saja angin berbisik serupa doa
kalau saja Tuhan membiarkan aku memiliki dua hati



apalagi yang bagus,Ind?

Hampir setiap hari, mungkin- karena saya tidak menghitungnya dengan pasti, ada seseorang yang mengirim pesan pendek kepada saya. Kadang isinya panjang lebar, berceloteh mengenai banyak hal. Tapi tak jarang juga, dia hanya mengirim beberapa kata saja. Tapi untuk menjawabnya, saya mencarinya sampai kemanapun.

Apa yang bagus-bagus, Ind?

Tanpa ada kesepakatan  sebelumnya, kami saling bertukar informasi tentang banyak hal. Tanpa ada paksaan untuk menjawab pertanyaan itu, tapi cukup kuat untuk menggerakan untuk mencari apalagi yang bisa dibagi.
Banyak yang kami bagi, dimulai dari kegemarannya memelihara Ikan Koi sampai kegiatan Yoga saya (yang sekarang terhenti..hieks).
Kadang apa yang menjadi perhatiannya, belum pernah saya sentuh sama sekali.
Kadang apa yang dia bicarakan, saya mentahkan lagi. Apa yang dia katakan, saya bereaksi dengan menggeleng cepat. Tapi pada akhirnya, pemikiran saya mengenai hal ini menjadi berubah. Tidak setuju 100% persen dengan yang ia katakan, tapi pada dasarnya saya paham apa yang ia ingin sampaikan dan sungguh hal tersebut membuat pikiran saya terbuka.
Jadi, menurut saya bila kita ingin menambah pengetahuan dengan cara yang tidak terlalu rumit, cukup saja berkata
Apa ya yang lagi bagus-bagus akhir ini di dunia?
Dan dimulai dari situ lah, pengetahuan mulai mengalir dengan cara yang lebih “light’ seperti yang saya bilang tadi.

Selamat Mencoba

PS :

Apalagi yang bagus-bagus, Ars?


1 Januari 2009

Selamat Datang Tahun Baru

Semoga Banyak Hal baik tejadi di Tahun ini

Semoga. Insya Allah




telegram

aku takut titik dan aku juga tak mengerti apa yang sebenarnya ada di benak dia tentang ini titik aku nyaris gila titik kuharap inipun tak mudah untuknya titik


Slow Motion

Bukannya aku tak mau,
Hanya aku tak ingin tidurku terganggu
Bayanganmu selalu mengejarku
Dan aku tak dapat begitu saja berlalu

Sore itu, langit mendung
Dan aku duduk melamun, sedikit menikmati dingin udara sore dari balik jendela
Tidak ada yang tersisa dari hati ini ketika menatap kosong kejalanan
Ingin merasakan sunyi, tapi semakin aku menginginkannya, semakin ramai duniaku berteriak
Air hujan perlahan turun dan menetes di atas kepala
Sebentar saja, waktu hidupku bergerak lambat…
Sekelibat masa lalu datang menyeruak..
Menarik diri kedalamnya
Aku ketakutan dan aku ingin berlari
Tapi aku lelah, dan tak bertenaga
Aku letih

Aku merasa telah melakukan sesuatu yang benar
Sesuatu yang mungkin bisa saja aku terima, tapi aku menolaknya
Aku menghadiahkan sebuah pelukan hangat untuk diriku sendiri
Sebuah ucapan selamat untuk keberanianku
Ini bukan soal siapa yang jadi terhebat
Tapi siapa yang paling bisa mengikuti kata hati

Hujan semakin lama semakin deras
Kawanannya datang beramai-ramai bersama angin dingin yang menusuk hati
Kurasakan sesak sesaat yang semakin lama semakin menyayat
“Mengapa aku mengalami ini lagi?”
Bukankah sudah ada kesepakatan dengan waktu yang akan menjadikan hari ini terasa cepat
Tapi mengapa waktu enggan bergerak dan terasa semakin lambat
Cepat..Cepat..
Aku takut rasa ini semakin mengikat dan tidak membawaku kemanapun

Bila memang ini sudah menjadi pilihanku, aku harap semuanya akan baik-baik saja
Aku menggenggam waktu, menjadikannya berjalan dengan kuasaku
Jadi,
aku akan berjalan, berpikir, menangis, berbahagia selama waktu yang aku mau
aku akan terjatuh, menangis, berduka, secepat kedipan mataku yang terselip debu didalamnya

Ketika letih terasa
Dan ragu menguasai raga
Beristirahatlah
selama yang kau mau
Sampai pada akhirnya kau akan merasa lega
Dan memulai melanjutkan lagi langkah





Duh..!!

sleepTadi malam gue lupa berdoa sebelum tidur,
Ga yakin juga kenapa gue bisa sampe lupa baca doa, meskipun doanya pendek – yang berarti seharusnya bisa dibaca dalam waktu yang sangat singkat – tapi tetep aja kelewat
Karena sugesti, walhasil tadi malem gue mimpi buruk
Bukan-bukan, bukan mimpi dikejar setan (meskipun kalo beneran mimpi dikejar setan juga gue ga mau), tapi mimpi yang engga banget, dan sukses bikin gue sedih beberapa saat pas bangun dari kasur menuju kamar mandi

Tadi malam gue lupa untuk bersyukur untuk hari yang udah dijalanin dan untuk hari besok
Banyak hal yang terjadi dalam hidup gue sehari itu
Menyenangkan, bikin gue bersemangat dan banyak hal baik yang terjadi
Mungkin kepala gue semalam terlalu susah buat diajakin berpikir bentar untuk mengabsen banyaknya nikmat yang gue terima dan berucap syukur

Malam ini gue ga boleh tidur terlalu larut,
Biar Doa sempet terucap dari Hati
Dan ada Rasa Syukur yang keluar dengan lisan dari mulut

Bismika Allahuma’ahya wa bismika amut